Monday

Kehidupan Makhluk Hidup di Bumi Terancam Karena Efek Gas Rumah Kaca

http://anehdunia18.blogspot.com/
Tingkat gas rumah kaca dari tahun ke tahun dirasa mengkhawatirkan. Gas rumah kaca ini memainkan peranan penting dalam pemanasan global, yang mencapai tingkat tertingginya selama hampir 2 juta tahun.

Dilansir Phys, Senin (13/5/2013), peneliti asal Amerika Serikat mengatakan, pengukuran karbondioksida (CO2) mencapai 400 PPM (part per million). Jumlah 400 PPM ini telah menjadi perhatian ilmuwan iklim dan aktivis lingkungan selama beberapa tahun.

Dikhawatirkan tingkat gas rumah kaca yang terus meningkat ini bisa mengancam kehidupan makhluk hidup di Bumi. "Apa yang kami lihat hari ini ialah 100 persen diakibatkan aktivitas manusia," ungkap Pieter Tans, ilmuwan senior National Oceanic and Atmospheric Administration.

Melalui proses pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara untuk listrik dan minyak untuk bensin, menyebabkan peningkatan karbon di udara. Ilmuwan juga mengungkapkan, peningkatan gas rumah kaca ini diakibatkan oleh aktivitas manusia.

Di akhir Zaman Es, diperlukan waktu 7 ribu tahun untuk tingkat karbondioksida yang naik menjadi 80 PPM. Oleh karena pembakaran fosil ini, tingkat karbondioksida melonjak dengan jumlah yang sama selama 55 tahun.

Ilmuwan iklim Michael Mann dari Pennsylvania State University mengatakan, kenaikan drastis gas rumah kaca ini menjadi kekhawatiran besar. Ia mengatakan, jika karbondioksida meningkat hingga 100 PPM selama ribuan atau jutaan tahun, maka tanaman dan hewan bisa beradaptasi.

Akan tetapi, peningkatan drastis selama kurun waktu beberapa dekade ini akan menyulitkan hewan dan tanaman untuk beradaptasi. Oleh karena tingginya gas rumah kaca, maka suhu bumi yang kian menghangat bisa mencairkan es di kutub. "Permukaan laut lebih tinggi, antara 10 dan 20 meter," pungkas Pieter Tans.




sumber

No comments:

Post a Comment