Friday

Foto Hot Cewek TOGE, ssst anak kecil ga boleh lihat!!





Profil Dan Foto Hot DJ Bella Na Veisha



BIODATA :
Nama Lengkap : Bella Na Veisha
Nama Panggilan : Vee
Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta, 5 Maret 1984
Pendidikan Terakhir : D3
Pekerjaan : DJ
Hobby : Jalan-jalan, nonton
Musisi Favorit : Vina Panduwinata
Bintang Film Favorit : Dedy MizwarUkuran
- Kemeja M
- Celana 27
- Bra 36
- Sepatu 38


FOTO - FOTO BELLA NA VIESHA :

 


Fenomena Tsunami Kabut Yang Luar Biasa

JR Hott adalah seorang pilot helikopter sebuah agen tour wisata udara di Panama City, Florida. Pada hari dimana fenomena alam itu terjadi, normalnya seorang pilot helikopter disarankan untuk tetap berada di landasan, menunggu kabut udara tersebut hilang, namun Hott justru terbang dengan helikopternya untuk mengambil foto-foto dari angkasa.

Dan hasilnya Hott berhasil mengabadikan sebuah fenomena cuaca di langit yang langka dari atas kota tersebut.




Berikut komentar Hott mengenai kejadian yang dialaminya tersebut :


"Ketika temperatur, kelembapan udara dan angin bercampur pada komposisi yang tepat,maka akan terbentuk kabut udara yang menyapu gedung-gedung bertingkat di sepanjang pinggiran pantai, dan kali ini kabut yang terbentuk menyapu dari arah barat menuju timur pantai.

"Kami secepatnya melompat naik ke helikopter dan segera terbang, beberapa menit setelah kami mengudara, landasan helikopter kami benar-benar tertutup oleh kabut tsunami tersebut."


Ya, fenomena alam itu disebut sebagai "Air Tsunami" atau "Tsunami Udara". Foto-foto yang berhasil diambil dari udara sangat jelas memperlihatkan semacam gelombang menyerupai kabut ombak yang menyapu gedung-gedung bertingkat di tepi pantai Florida, mirip dengan gelombang air tsunami dari laut yang naik ke permukaan daratan.
Udara hangat yang mengalir dari teluk Meksiko, terhambat oleh barisan rapat gedung-gedung pencakar langit, sehingga hembusannya naik sampai melampaui atas gedung, pada ketinggian tertentu udara hangat tersebut bertemu dengan hembusan angin dingin sehingga berubah seketika menjadi gumpalan awan, kemudian dihembuskan kembali kebawah melewati sisi gedung, setelah itu dihangatkan kembali oleh temperatur daratan dan perlahan menghilang.



















sumber : wisbenbae.blogspot.com